Midea Donasikan Ratusan Perangkat Elektronik Bagi Warga Terdampak Gempa Cianjur

Turut dalam upaya pemulihan kehidupan warga terdampak gempa Cianjur, PT Midea Planet Indonesia (Midea) memberikan donasi berupa ratusan perangkat elektronik Midea. “Dukungan ini merupakan wujud solidaritas Midea yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia melalui berbagai produk elektronik dan layanannya,” ujar Hafizh Maulana, Head of Marketing Communication Midea.

Memastikan penyaluran bantuan ini dapat tepat sasaran, Midea menyampaikan donasinya pada H. Herman Suherman, S.T., M.A.P selaku Bupati Cianjur hari ini (9/12), yang diterima langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Cianjur Budhi Rahayu Toyib dan Staf Ahli Bupati Cianjur Tedy Artiawan.

Termasuk dalam paket besar donasi Midea ini yaitu 90 unit kipas angin elektrik bersama dengan blender dan rice cooker yang jumlahnya masing-masing 250 unit.

Berawal dari bencana gempa di Cianjur pada 21 November lalu, hingga kini sebagian masyarakat Cianjur masih hidup dalam tenda pengungsian sebagai pemukiman sementara. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, hingga 30 November lalu, terdapat 108.720 warga masih menjadi pengungsi, termasuk diantaranya anak dan orang tua yang tersebar pada lebih dari 300 titik pengungsian.

Hal inilah yang menurut Hafizh Maulana menjadi pertimbangan Midea dalam memberikan donasi berupa perangkat elektronik. Keberadaan produk elektronik Midea ini harapannya dapat mendukung langsung warga terdampak gempa dalam kebutuhan pengolahan makanan dan kenyamanan, utamanya bagi anak-anak dan warga berusia lanjut yang membutuhkan perhatian lebih.

Lebih lanjut Hafizh Maulana menyatakan, dukungan Midea pada pemulihan kehidupan warga terdampak gempa Cianjur ini tak akan berhenti hingga disini. “Dengan terjun langsung ke lokasi ini kami memantau dan sangat terbuka opsi untuk kembali memberikan dukungan kedepannya. Termasuk pula dari karyawan Midea yang dilakukan untuk menumbuhkan semangat solidaritas bersama dalam organisasi kami,” ujar Hafizh Maulana.