Biduran: Mandi Air Hangat atau Dingin, Mana yang Tepat?

Biduran: Mandi Air Hangat atau Dingin, Mana yang Tepat?

Biduran: Mandi Air Hangat atau Dingin, Mana yang Tepat?

Jika biduran mandi air hangat atau dingin? Biar nggak salah dan semakin parah, simak yuk artikel berikut ini.

Biduran: Mandi Air Hangat atau Dingin, Mana yang Tepat?

Jika biduran mandi air hangat atau dingin? Biar nggak salah dan semakin parah, simak yuk artikel berikut ini.

2025/12/30

Kebanyakan orang sering bingung jika biduran mandi air hangat atau dingin? Karena biasanya biduran yang muncul sebagai bentol merah dan gatal pada kulit bisa mengganggu tidur, aktivitas sehari-hari, bahkan konsentrasi. Jadi, tanpa penanganan yang tepat, rasa gatal bisa bertambah parah. Itulah mengapa salah satu cara untuk mengurangi ketidaknyamanan adalah mandi dengan suhu yang sesuai. Tapi, pahami dulu yuk mandi air hangat saat biduran sebenarnya diperbolehkan atau tidak dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Biduran (Urtikaria)?

Biduran atau urtikaria adalah reaksi kulit yang ditandai dengan munculnya bentol merah, rasa gatal, dan kadang disertai pembengkakan. Kondisi ini bisa dipicu oleh alergi makanan, obat-obatan, stres, perubahan suhu, atau kontak dengan bahan tertentu. Meski biasanya tidak berbahaya, biduran dapat membuat aktivitas sehari-hari terganggu karena rasa gatal yang intens dan tampilan kulit yang tidak nyaman.

Mandi Air Hangat vs Dingin Saat Biduran

Berikut perbedaan efek mandi air hangat dan dingin saat biduran yang perlu Anda pahami:

Mandi Air Hangat

Mandi dengan air hangat memiliki beberapa manfaat:

  • Dapat meredakan rasa gatal sementara.
  • Membantu relaksasi otot dan menenangkan kulit.
  • Penting untuk tidak terlalu panas, karena suhu tinggi justru bisa memperparah kemerahan kulit.

Mandi Air Dingin

Mandi air dingin juga memiliki efek tersendiri:

  • Membantu mengurangi peradangan dan bengkak pada kulit.
  • Memberikan sensasi menyegarkan yang sementara menenangkan rasa gatal.
  • Tidak selalu cocok untuk semua orang, karena bisa membuat tubuh kedinginan atau menggigil, apalagi bagi yang mudah masuk angin.

Tips Mandi Saat Biduran

Mandi air hangat bisa menghilangkan gatal saat biduran. Tapi, agar mandi lebih nyaman dan tidak memperburuk kondisi Anda, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Gunakan air hangat dengan suhu nyaman, sekitar 35–37°C. Sebaiknya, hindari air yang terlalu panas karena dapat memperparah kemerahan dan gatal pada kulit.
  • Hindari sabun dengan pewangi atau bahan kimia kuat yang berpotensi memicu iritasi, pilih sabun ringan atau hypoallergenic untuk menjaga kulit tetap tenang.
  • Keringkan kulit dengan handuk lembut dengan cara menepuk-nepuk. Jangan digosok kasar agar kulit tidak iritasi atau memperparah bentol.
  • Oleskan krim atau lotion hypoallergenic segera setelah mandi untuk mempertahankan kelembaban kulit dan membantu meredakan rasa gatal.

Relevansi dengan Water Heater Midea

Water heater Midea memudahkan Anda mendapatkan air hangat dengan suhu yang stabil dan aman. Jadi, ideal untuk mandi saat biduran. Fitur kontrol suhu yang mudah membuat Anda bisa menyesuaikan panas air sesuai kebutuhan, sehingga terhindar dari risiko air terlalu panas yang justru dapat memperparah kemerahan dan rasa gatal pada kulit.

Selain itu, water heater Midea juga membuat pengalaman mandi lebih nyaman dan menenangkan kulit. Suhu air yang pas membantu meredakan rasa gatal, menjaga kelembaban kulit, dan membuat aktivitas mandi menjadi lebih menyenangkan, sehingga Anda dapat merasa lebih segar dan tenang setelah mandi.


Saat biduran, mandi air hangat umumnya lebih disarankan untuk meredakan gatal dan menenangkan kulit. Air hangat yang pas dari water heater Midea membuat pengalaman mandi lebih nyaman dan aman. Pastikan menggunakan suhu hangat yang tepat, sabun ringan, dan pelembap kulit setelah mandi untuk hasil optimal. Dengan cara ini, biduran bisa lebih cepat reda, aktivitas harian tetap nyaman, dan kulit tetap terjaga kesehatannya. Kalau Anda mau tahu apa saja keunggulan water heater Midea, cek informasi lengkapnya di sini!