AC inverter baru tidak dingin belum tentu rusak. Kenali 3 kesalahan instalasi AC inverter dan solusi pendinginan maksimal.
Membeli perangkat pendingin udara atau Air Conditioner (AC), khususnya yang berteknologi inverter menjadi salah satu cara meningkatkan kenyamanan hunian. Ketika AC inverter baru sudah terpasang, seharusnya ruangan langsung sejuk. Juga, konsumsi listrik lebih efisien. Sayangnya sering kali muncul keluhan bahwa AC inverter tidak dingin. Jika hal ini terjadi, jangan langsung mengira bahwa produk tersebut rusak atau termasuk produk gagal. Ada satu hal yang harus diperiksa, yaitu teknis saat pemasangan.
Pada saat pemasangan AC inverter, ada standar prosedur yang harus dipatuhi. Standar ini jauh lebih ketat dibandingkan pemasangan AC konvensional. Apabila ada kesalahan kecil saja pada saat instalasi, dapat berdampak fatal pada keseluruhan sistem pendingin AC. Oleh karena itu, sebelum melakukan pemasangan, sebaiknya pahami dengan benar seluk beluknya, agar AC dapat bekerja dengan baik.
Cara kerja AC inverter adalah menggunakan sistem mikrokontroller canggih. Sistem inilah yang mengatur putaran kompresor berdasarkan suhu lingkungan. Jalur sirkulasi refrigeran harus dalam keadaan ideal agar sistem dapat bekerja sempurna. Ada tiga kesalahan fatal yang sering membuat pendingin tidak rusak, yaitu:
Ketika melakukan instalasi AC inverter, teknisi harus menyambungkan unit dalam ruangan (indoor) dan unit luar ruangan (outdoor) menggunakan jalur pipa tembaga. Dalam bidang pemasangan AC, proses penyambungan ini dikenal dengan sebutan flaring. Dengan kata lain, flaring adalah proses membentuk ujung pipa tembaga menjadi melebar seperti corong agar bisa disambungkan ke unit AC dengan mur pengunci (flare nut).
Kesalahan sering terjadi ketika proses flaring ini tidak presisi. Jika hasil pemekaran pipa tembaga tidak rata, miring, atau memiliki ketebalan yang tidak presisi (terlalu tipis atau terlalu tebal), mur pengunci tidak mampu menutup celah dengan sempurna. Akibat yang paling buruk adalah sambungan tersebut akan mengalami kebocoran refrigeran (freon).
Freon merupakan media pemindah panas utama dalam sistem AC. Apabila gas freon ini terus-menerus menguap keluar melalui celah mikro pada flare nut, sistem pendingin perlahan akan kehabisan bahan bakar. Pada akhirnya, AC hanya akan mengembuskan angin seperti kipas biasa tanpa efek pendinginan suhu ruangan.
Kesalahan lain yang juga sangat merugikan adalah tidak dilakukannya proses pemvakuman. Hal ini sering dilakukan karena teknisi berpikir soal efisiensi waktu. Padahal, proses vakum itu wajib. Teknisi yang memahami cara pasang AC inverter tidak akan mengabaikan proses ini.
Jadi, sebelum freon dilepas ke dalam sistem instalasi, udara bebas dan uap air yang ada di dalam ruang pipa harus dikeluarkan sepenuhnya menggunakan mesin pompa vakum (vacuum pump). Tujuannya agar udara tidak terjebak di dalam sistem refrigerasi, tekanan kerja AC tetap normal dan perpindahan panas optimal, sehingga AC terasa dingin.
Apabila pipa tidak divakum, akan timbul berbagai masalah yang merusak seluruh sistem pendinginan, yang mengakibatkan:
Lebih jauh lagi, uap air yang terjebak di dalam sirkulasi dapat bercampur dengan oli kompresor dan menghasilkan senyawa asam (acid). Asam korosif inilah yang perlahan mengikis kumparan motor kompresor dari dalam dan memicu kerusakan total (compressor failure).
Sering kali demi menyesuaikan estetika fasad bangunan, unit outdoor diposisikan sangat jauh dari lokasi ruangan yang akan didinginkan. Padahal, setiap AC memiliki batas panjang pipa yang direkomendasikan langsung oleh pabrikan. Jika jarak antara unit indoor dan outdoor terlalu jauh melebihi batas toleransi tanpa koreksi penambahan volume freon, aliran refrigeran menjadi sangat terhambat.
Akibat dari instalasi jalur pipa yang terlampau panjang antara lain:
Agar AC Inverter dingin, hindari kesalahan teknis dalam pemasangan. Namun, ada hal lain yang juga harus diperhatikan. Dinginnya AC juga tergantung pada kemampuan AC untuk bertahan dari cuaca. Selain itu, tidak semua AC mampu menjaga kualitas udara ruangan tetap bersih dan stabil.
Midea mengenalkan AC Celest Inverter sebagai solusi sistem tata udara modern. AC Celest Inverter hadir dengan teknologi pintar yang dirancang untuk menjaga komponen awet dan perawatannya mudah, sehingga AC dapat digunakan dalam jangka panjang.
Untuk memastikan proses pendinginan selalu bekerja dengan baik, AC Celest Inverter dilengkapi berbagai fitur inovatif, yaitu:
Ketelitian dalam memasang AC inverter adalah kunci utama untuk mendapatkan udara ruangan yang nyaman sekaligus perangkat AC yang awet. Apabila kedua hal ini sudah terlaksana, hemat energi pun dapat diraih. AC Celest Inverter didukung oleh teknisi yang sudah tersertifikasi serta kemampuan unit yang tangguh. Perpaduan semua ini akan menciptakan kenyamanan yang bukan hanya pada ruangan, tetapi pada kehidupan yang panjang.